Preambule


Posting pertama saya.

Perkenalkan, saya seorang tentor biologi, di sebuah bimbel kecil yang sedang  berkembang. Berdasarkan pengalaman mengajar selama beberapa tahun belakangan, saya merasa prihatin dengan kemampuan siswa (SMA khususnya) dalam pelajaran biologi.

Fakta menunjukkan bahwa :

  1. Jarang sekali ada anak SMA yang menyukai pelajaran biologi. kemungkinan dari 100 orang hanya ada 1 yang berminat. Jadi sewaktu mendapat pelajaran biologi, dijamin ogah-ogahan.
  2. Kebanyakan buku biologi di indonesia tidak memiliki tampilan yang menarik. Sehingga tidak jarang ketika akhir tahun buku biologi siswa tampak masih rapi, karena tidak pernah disentuh sama sekali.
  3. Bab-bab di biologi itu harus dipelajari secara berurutan. Jika di bab sebelumnya anda tidak paham, maka kemungkinan besar bab berikutnya semakin anda tidak paham. Ex. Kelas II anda belajar mengenai organel sel. Di kelas III anda akan belajar mengenai mekanisme translasi dan transisi dan hubungannya dengan organel-organel sel. Jika anda tidak paham mengenai organel sel itu sendiri, bagaimana anda paham tentang translasi?
  4. Semua murid SMA (bahkan sampai mahasiswa) berpikir bisa belajar dengan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam), atau bahkan belajar ketika Ujian Nasional / UN akan dimulai. Silahkan anda tumpuk bahan-bahan biologi dari kelas I hingga kelas III. Saat anda melihat ‘ketebalannya’ saya jamin niat anda untuk belajar akan anjlok. Belum lagi untuk jadwal Ujian Nasional / UN, biologi bersamaan dengan ujian bahasa indonesia yang merupakan mata pelajaran hapalan. Jika tidak dimulai belajar dari sekarang, waktu anda tidak akan cukup.
  5. Biologi walaupun termasuk ilmu sains, tapi dalam kenyataannya masih banyak perbedaan pendapat di berbagai hal. Sering dijumpai perbedaan pendapat antara guru yang satu dengan yang lain. Coba anda perhatikan buku cetak materi biologi. Terdapat beberapa hal yang pasti berbeda walau dari penerbit yang sama. Apalagi dengan penulis buku yang berbeda. Tidak adanya standarisasi pada buku materi biologi menyebabkan siswa semakin bingung dan mengacuhkannya. Hati-hati dalam memilih buku.
  6. Terakhir, jika anda memiliki soal-soal dan sebagainya, JANGAN PERNAH mencari kunci jawabannya saja. Cari pembahasannya, sehingga anda tahu alasannya mengapa suatu hal salah atau benar.

Di blog ini saya akan mencoba memberikan sedikit bantuan untuk mempermudah belajar dan menikmati BIOLOGI. Mulai dari menyusun materi dan belajar membahas soal. Dan tolong diingat, saya bukan DEWA, sehingga ada kalanya saya membuat kesalahan. Mari kita diskusikan bersama.

Semoga dengan sedikit pemanasan diatas, anda mendapat sedikit pencerahan dan membangkitkan semangat belajar anda. Karena sukses atau tidaknya anda, anda sendiri yang akan menentukan. Semoga anda semua sukses dalam Ujian Nasional, SNMPTN, Ujian Sekolah, Ujian Masuk Perguruan Tinggi, dan sebagainya. Amien.

Latihan Soal Virus


1.    Ilmuwan yang berhasil mengkristalkan partikel yang menyerang tanaman tembakau, dan kemudian diberi nama TMV (Tobacco Mosaic Virus) adalah …
A.    Martinus Beijerinck
B.    Wendell Stanley
C.    Antony van Leeuwenhoek
D.    Adolf Mayer
E.    Dmitri Ivanovski

2.    Ahli biologi yang melakukan percobaan dengan menyemprotkan getah tanaman yang sakit pada tanaman sehat adalah …
A.    Martinus Beijerinck
B.    Wendell Stanley
C.    Antony van Leeuwenhoek
D.    Adolf Mayer
E.    Dmitri Ivanovski

3.    Salah satu sifat dari virus adalah …
A.    inti sel eukariot
B.    inti sel prokariot
C.    sel berbentuk batang
D.    tidak memiliki protoplasma
E.    sel berbentuk bola

4.    Berikut ini merupakan ciri-ciri virus, kecuali …
A.    bersifat aseluler
B.    parasit obligat
C.    bereproduksi dengan membelah diri
D.    hanya memiliki satu asam nukleat
E.    tidak melakukan aktivitas metabolisme

5.    Kapsid merupakan selubung pada virus yang tersusun atas …
A.    gula pentosa
B.    protein
C.    lipid
D.    karbohidrat
E.    kalsium

6.    Ciri-ciri bentuk virus komplek antara lain kecuali …
A.    kepala berbentuk polihedral
B.    ekor silinder
C.    memiliki serabut ekor
D.    kepala berbentuk elips
E.    memiliki kapsid

7.    Fase absorpsi dalam proses infeksi litik virus yaitu …
A.    perusakan dinding sel inang
B.    perbanyakan virus
C.    perakitan fag-fag baru
D.    membebaskan fag baru
E.    penempelan virus pada sel inang
8.    Perusakan dinding sel inang yang dilakukan oleh virus menggunakan enzim …
A.    kasein
B.    lipase
C.    lisozim
D.    enterokinase
E.    ptialin

9.    Infeksi secara lisogenik akan menghasilkan …
A.    virus yang aktif
B.    virus yang tidak aktif
C.    virus dengan asam nukleat ganda
D.    virus berekor
E.    virus berkepala polihedral

10.    Tahapan yang bukan termasuk dalam infeksi lisogenik namun terjadi di infeksi litik yaitu …
A.    replikasi
B.    adsorpsi
C.    sintesis
D.    penetrasi
E.    pembebasan

11.    Penyakit bercak kuning pada daun tumbuhn tembakau, kacang, kedelai maupun kentang disebabkan oleh virus …
A.    Begomovirus
B.    Tobacco mosaic virus
C.    Turnip Yellow Mosaic Virus
D.    Citrus vein phloem degeneration
E.    Herpes virus

12.    Daun menggulung pada tumbuhan kapas dan lobak disebabkan oleh virus …
A.    Begomovirus
B.    Tobacco mosaic virus
C.    Turnip Yellow Mosaic Virus
D.    Citrus vein phloem degeneration
E.    Herpes virus

13.    Berikut ini penyakit yang disebabkan oleh virus antara lain …
A.    Anemia
B.    Insomnia
C.    Herpes
D.    Diare
E.    Pusing

14.    HIV dalam tubuh penderita AIDS mengakibatkan penderita mengalami …
A.    peningkatan kadar eritrosit
B.    peningkatan kadar trombosit
C.    melemahnya sistem kekebalan
D.    kerusakan hati
E.    kerusakan ginjal

15.    Urutan yang benar antara virus dengan penyakit yang diakibatkannya adalah …
A.    polyoma – HIV
B.    adenovirus – herpes
C.    rhabdovirus – influenza
D.    adenovirus – tumor
E.    polyoma – rabies

16.    Gejala pada pasien yang terkena virus coronavirus pneumonia atau penyebab penyakit SARS adalah …
A.    tidak terjadi demam
B.    nyeri tubuh
C.    batuk basah
D.    gangguan ginjal
E.    kerusakan hati

17.    Yang dimaksud dengan organisme patogen adalah …
A.    organisme untuk pengobatan
B.    organisme penyebab penyakit
C.    organisme mati
D.    organisme yang dilemahkan
E.    parasit obligat

18.    Vaksin yang dilemahkan akan menimbulkan …
A.    respon kekebalan yang lama
B.    respon kekebalan sementara
C.    virus mati dalam tubuh inang
D.    virus berkembang biak
E.    respon patogenik pada sel inang

19.    Virus belum dapat dikelompokkan sebagai hewan atau tumbuhan. Ciri makhluk hidup yang dimiki virus sesuai pernyataan tersebut adalah …
A.    dapat dikristalkan
B.    melakukan gerak
C.    menyebabkan penyakit
D.    melakukan reproduksi
E.    berbentuk bola

20.    Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus …
A.    adenovirus
B.    dengue
C.    myxovirus
D.    begomovirus
E.    herpessimpleks

Virus


Ciri-ciri Virus:
1.    Hanya dapat berkembang biak dalam sel hidup (Parasit Obligat)
2.    Merupakan organisme aseluler (bukan sel)
3.    Virus berupa hablur (kristal)
4.    Tidak memiliki protoplasma
5.    Hanya memiliki satu asam nukleat (DNA atau RNA saja), yang diselubungi oleh protein yang disebut dengan kapsid
6.    Ukuran 1 mikron – 1/1000 mikron
7.    Bentuk oval, silinder, polyhedral dan komplek.
8.    Tidak bergerak, tidak dapat diendapkan, namun dapat dikristalkan
9.    Tidak bereproduksi atau pun membelah diri
10.    Susunan tubuh pada virus komplek terdiri dari kepala polihedral, kepala diselubungi kapsid, ekor silinder, memiliki serabut ekor.

Perkembangbiakan:
1.    Siklus Litik
a.    Fase Absorbsi
Penempelan virus pada reseptor sel inang (bersifat spesifik).
b.    Fase Penetrasi
Perusakan dinding sel/membrane sel inang oleh enzim lisozim virus, kemudian asam nukleat virus masuk ke dalam sel inang.
c.    Fase Replikasi
Penggabungan asam nukleat virus dengan asam nukleat sel inang.
d.    Fase Sintesis
Virus membentuk selubung-selubung protein (kapsid) baru. Protein dihasilkan dari proses transkripsi dan translasi di dalam sel inang.
e.    Fase Perakitan
Komponen-komponen virus akan tersusun membentuk fag baru, menghasilkan ratusan virus baru dengan molekul DNA dan kapsidnya.
f.    Fase Pembebasan (Lisis)
Virus baru akan keluar dari sel inang.

2.    Siklus Lisogenik
a.    Fase Absorbsi dan Infeksi
Penempelan virus pada reseptor sel inang (bersifat spesifik).
b.    Fase Penetrasi
Perusakan dinding sel/membrane sel inang oleh enzim lisozim virus, kemudian asam nukleat virus masuk ke dalam sel inang.
c.    Fase Penggabungan
Asam nukleat virus bergabung dengan asam nukleat sel inang membentuk profag. Profag merupakan virus yang tidak aktif, namun sedikitnya ada satu profag yang aktif.
d.    Fase Replikasi
Profag yang aktif akan bereplikasi diikuti oleh profag yang tidak aktif. Ketika sel inang membelah diri, maka tiap sel anakan yang dihasilkan akan mengandung profag. DNA profag akan terus bertambah banyak ketika sel inang terus membelah.

Peran:
1.    Menyerang Tumbuhan:
a.    Mosaik (Tobacco Mosaic Virus): penyakit bercak kuning pada tumbuhan tembakau, kacang, kedelai, tomat, kentang dan beberapa jenis labu.
b.    Begomovirus (Bean Golden Mosaic Virus): Penyakit daun kuning dan keriting pada tomat dan cabai.
c.    TYMV (Turnip Yellow Mosaic Virus): Daun menggulung pada tembakau, kapas dan lobak.

2.    Menyerang Manusia:
a.    Influenza: virus dari golongan orthomyxovirus yang berbentuk bola.
b.    SARS: menyerang pneumonia (paru-paru) disebabkan oleh coronavirus
c.    AIDS: Penurunan kekebalan tubuh oleh HIV (Human Immunodeficiency virus)

3.    Menyerang Hewan:
a.    Polyoma dan Adenovirus: rabies
b.    Retrovirus: HIV
c.    Rhabdovirus:rabies
d.    Avian influenza A (H5N1): flu burung pada unggas dan mamalia

Latihan Soal Ruang Lingkup Biologi


1.    Untuk mengobati penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus, tingkat organisasi kehidupan yang dipelajari adalah …

A.    molekul
B.    sel
C.    jaringan
D.    organ
E.    sistem organ

2.    Dalam kasus penyakit patah tulang kaki, tingkat organisasi kehidupan yang dipelajari adalah …

A.    sistem organ
B.    organ
C.    jaringan
D.    sel
E.    molekul

3.    Susunan penyelesaian masalah ilmiah adalah metode ilmiah. Langkah yang dimaksud dengan perkiraan sementara adalah …
A.    latar belakang
B.    perumusan masalah
C.    hipotesis
D.    tujuan
E.    observasi

4.    Langkah terakhir dalam metode ilmiah untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penelitian yang telah dilakukan adalah …
A.    analisis masalah
B.    kesimpulan
C.    metode penelitian
D.    publikasi ilmiah
E.    prosedur penelitian

5.    Variabel terikat dari penelitian yang berjudul ”Pengaruh suhu perendaman biji terhadap kecepatan perkecambahan biji Adenium” adalah …
A.    suhu air untuk merendam biji
B.    jenis biji Adenium
C.    volume air
D.    tempat perkecambahan
E.    kecepatan perkecambahan

6.    Variabel bebas dari penelitian ”Potensi mahkota Bunga Sepatu terhadap deteksi dini formalin pada makanan” adalah …
A.    mahkota bunga sepatu
B.    jumlah mahkota bunga sepatu
C.    proses ekstrasi mahkota bunga sepatu
D.    alat ekstrasi mahkota bunga sepatu
E.    proses deteksi formalin

7.    Seorang siswa membuat jadwal kegiatan penelitian mengenai tingkat moleku. Kegiatan tersebut termasuk tahap …
A.    Observasi            D. Variabel kontrol
B.    Hipotesis            E. Analisis Masalah
C.    Perencanaan

8.    Tahapan dalam metode ilmiaj yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah dan telah mengungkapkan fakta, penemuan dan teori ilmiah adalah …
A.    observasi
B.    prediksi
C.    analisis masalah
D.    eksperiment
E.    pengambilan kesimpulan

9.    Kumpulan populasi sejenis yang hidup dalam tempat dan waktu tertentu disebut …
A.    individu
B.    komunitas
C.    bioma
D.    ekosistem
E.    biosfer

10.    Usaha mengetahui garis keturunan dari tes DNA dipelajari dalam cabang biologi …
A.    genetika
B.    mikrobiologi
C.    reproduksi
D.    biokimia
E.    patologi

11.    Hal yang membedakan antara ilmu biologi dengan ilmu lain adalah … .
A. objeknya
B. metodenya
C. nilai ilmiahnya
D. aksiologinya
E. pengetahuannya

12.    Adaptasi adalah contoh kegiatan makhluk hidup dalam melakukan … .
A. gerak aktif
B. perkembangbiakan
C. respon terhadap rangsang
D. anabolisme dan katabolisme
E. pertumbuhan dan perkembangan

13.    Cabang biologi yang berkaitan dengan teknik kloning hewan adalah … .
A. anatomi, fisologi
B. morfologi, anatomi
C. zoologi, fisiologi
D. genetika, bioteknologi
E. genetika, histologi

14.    Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tinggi badan dan ukuran sepatu
yang dipakainya dilakukan penelitian … .
A. deskriptif
B. eksperimen
C. korelasional
D. evaluasi
E. ilmu terapan

15.    Berikut ini yang bukan termasuk sikap-sikap ilmiah adalah … .
A. rasa ingin tahu
B. tekun dan tidak mudah putus asa
C. teliti
D. bersikap subjektif
E. jujur

16.    Variabel bebas dari judul penelitian “Pengaruh konsentrasi pupuk urea terhadap
pertumbuhan tanaman jagung” adalah … .
A. konsentrasi pupuk
B. cahaya matahari
C. panjang tanaman
D. berat tanaman
E. jumlah tanah dalam pot

17.    Setelah diadakan penelitian oleh ahli medis, diketahui bahwa AIDS disebabkan oleh virus HIV. Dalam pemecahan masalah biologi secara ilmiah, pernyataan di atas merupakan … .
A. masalah
B. observasi
C. hipotesis
D. kesimpulan
E. Analisis

18.    Seorang dokter diberi tugas melakukan penelitian tentang penyakit menular di daerah tertentu. Langkah pertama yang dilakukan adalah … .
A. menyusun hipotesis
B. mengemukakan teori
C. mengemukakan masalah baru
D. melakukan observasi
E. melakukan eksperimen

19.    Dalam sebuah media cetak disebutkan bahwa “pemanasan Global Picu Berkembangnya nyamuk.” Pemanasan global tersebut merupakan permasalahan biologi pada tingkat … .
A. individu
B. populasi
C. komunitas
D. bioma
E. biosfer

20.    Mangacu soal nomor 19, berkembangnya nyamuk merupakan permasalahan biologi pada tingkat … .
A. bioma                D. populasi
B. ekosistem        E. individu
C. komunitas

Pertumbuhan dan perkembangan part 2


Setelah mengerti mengenai dasar-dasar pertumbuhan dan perkembangan, selanjutnya kita mempelajari contoh-contohnya di dalam kehidupan sehari-hari. ( Note : hampir seluruh buku di indonesia menjelaskan mengenai pertumbuhan biji saja, jarang sekali membahas dan mengeluarkan soal selain pertumbuhan biji )

seed structure

struktur dan anatomi biji

Gambar diatas menerangkan mengenai biji dengan bagian-bagiannya. Yang paling sering dikeluarkan dalam soal ( ulangan harian, UN, ataupun SNMPTN )biasanya berkisar pada proses imbibisi (peristiwa masuk atau meresapnya air ke dalam biji) dan juga pertumbuhan kecambah yang dibagi menjadi  dua golongan, hipogeal dan epigeal.

Imbibisi

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa imbibisi adalah peristiwa masuk atau meresapnya air ke dalam biji. Peristiwa ini mengakhiri masa dorman (istirahat / tidur / hibernasi) pada biji, setelah biji menemukan lingkungan yang sesuai untuk tumbuh. Proses ini di  follow up  dengan ‘terbangunnya’ embrio yang dengan segera akan mengeluarkan enzim giberelin (akan dijelaskan lebih lanjut). Enzim giberelin akan menyebar ke seluruh biji termasuk ke selaput tipis biji yang disebut aleuron. Aleuron yang terkena giberelin akan menghasilkan enzim-enzim pencerna, misalnya lipase.  Endosperm yang merupakan cadangan makanan embrio (biasanya berisi lipid dan amilum), terkena enzim pencernaan tersebut dan akhirnya berubah menjadi glukosa, asam lemak, gliserol dll yang dapat digunakan oleh embrio tanaman untuk memulai pertumbuhan.

Untuk lebih jelasnya silahkan cek DISINI atau DISINI.

 

Perkecambahan

Proses perkecambahan hanya dibagi menjadi dua golongan, yaitu

epigeal dan hipogeal

Hipogeal dan epigeal

 

Hipogeal, proses perkecambahan dimana kotiledon tanaman tetap berada di dalam tanah.

 

 

Epigeal, proses perkecambahan dimana  kotiledon tanaman terangkat keluar dari tanah.

 

 

 

Posting sebelumnya

Pertumbuhan dan perkembangan part 1

Pertumbuhan dan perkembangan part 3

Pertumbuhan dan perkembangan part 4

 

 

Pertumbuhan dan perkembangan part 1


Definisi Pertumbuhan dan Perkembangan

growth and development


Hal pertama yang cukup penting pada bahasan ini adalah perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan. Dari berbagai sumber yang simpang siur (saya sendiri bingung karena perkataan tiap-tiap orang beda).

pertumbuhan pertambahan berat badan

penambahan berat badan merupakan perubahan kuantitas yang bisa diukur (pertumbuhan)

Pertumbuhan merupakan proses perubahan yang bersifat kuantitatif, bisa diukur menggunakan satuan (cm, kg, dsb) dan biasanya bersifat irreversible (tidak bisa kembali). Contoh sederhananya adalah bertambah beratnya bayi dari waktu ke waktu, bertambah panjangnya akar dan batang pada tanaman.

Perkembangan merupakan proses perkembangan yang bersifat kualitatif sehingga tidak ada ukuran atau satuan bakunya, biasanya mengarah pada kedewasaan individu, bersifat reversible (bisa kembali lagi). Contohnya perkembangan ciri kelamin sekunder pada manusia, keluarnya bunga sebagai alat perkembangan generatif yang menunjukkan kedewasaan individu tersebut.

Mengenai irreversible ataupun reversible bisa kita logika sebagai berikut :

Irreversible karena pada pertumbuhan akar, kita tidak akan pernah melihat akar tumbuh memendek, pasti akan selalu memanjang. Sedangkan pada perkembangan ovum misalnya, akan ada fase-fase dimana akan mengikuti suatu siklus yang berulang ulang ( siklus menstruasi ) sehingga ‘reaksinya’ terjadi bolak-balik atau reversible.

Tips: untuk mempermudah menghapalkan perbedaannya, hapalkan saja salah satunya.

Pertumbuhan pada tanaman ada 2 macam dan semuanya disebabkan oleh suatu jaringan yang sangat aktif membelah disebut jaringan meristem.

Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang terjadi sejak tanaman berkecambah. Pertumbuhan ini utamanya mengarahkan tanaman untuk memanjang kearah atas dan bawah. Dan disebabkan oleh pembelahan meristem apikal (meristem yang terdapat di ujung batang dan akar). Pertumbuhan primer ini ada pada tanaman dikotil maupun monokotil.

Pertumbuhan Sekunder adalah pertumbuhan setelah terjadinya pertumbuhan pertumbuhan primer. Pertumbuhan ini utamanya mengarahkan batang untuk tumbuh ke samping (memperbesar volume). Dan disebabkan oleh meristem sekunder atau kambium. Pertumbuhan ini biasanya hanya terdapat pada tanaman dikotil saja.

Meristem sendiri ada 3 macam

  1. Meristem apikal yang terdapat tepat di belakang ujung akar dan batang.
  2. Meristem lateral yang terdapat di ujung-ujung rating dan daun yang mengarahkan tanaman tumbuh ke samping.
  3. Meristem interkalar yang terdapat pada ruas-ruas tanaman berguna untuk memperpanjang ruas-ruas tanaman, pada bambu misalnya.

Untuk info mengenai meristem secara detail, silakan klik disini.

Posting selanjutnya

Pertumbuhan dan perkembangan part 2

Pertumbuhan dan perkembangan part 3

Pertumbuhan dan perkembangan part 4